Di balik deru ribuan mesin yang mengisi arteri Jakarta setiap hari, tersimpan sebuah ironi. Sepeda motor, sang pahlawan penembus macet dan simbol kebebasan mobilitas, juga menjadi penyumbang terbesar dalam statistik kecelakaan lalu lintas yang suram, mencakup lebih dari 70% dari total insiden di jalan raya.