Janji politik Raja Mataram membangun sebuah bangunan di tepi Sungai Bengawan Solo berhasil dituntaskan meski cukup sulit saat itu. Dyah Balitung sempat menjanjikan membangun tempat penyeberangan di Paparahuan tepi aliran Sungai Bengawan Solo yang kini masuk wilayah Desa Praon, Wonogiri.