Email yang baru terungkap bertanggal Juli 2017 mengungkapkan Jeffrey Epstein, pelaku perdagangan seks dan telah lama dituduh bertindak atas nama intelijen Israel, melobi agar tekanan politik dan finansial diterapkan terhadap Qatar di puncak krisis diplomatik Teluk. Pertukaran email tersebut, bertanggal 6 Juli 2017.