Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berterima kasih kepada warga sipil dan personel militer Yordania karena diduga memberikan intelijen akurat yang digunakan untuk menyerang pasukan dan pesawat Amerika Serikat yang ditempatkan di kerajaan tersebut. Pernyataan itu dimuat oleh Tasnim pada hari Senin (20/7/2026).